suatu malam

…ku dengan erat, sambil berharap akan keajaiban; begitu juga aku.

Saat waktu hampir mencapai batasnya, aku mengucapkan beberapa kalimat: …

Aku melepasnya dengan lapang dada. Ia pun menerima dengan lapang dada.

Sampai jumpa kembali, ujarku.”

– lalu kuterbangun.

Iklan

di awang semu

mata bertindak sebagai telinga

tangan bertindak sebagai lidah

 

tetapi hati tetap seperti itu jua jalurnya